Setting terbaik plugin w3 Total Cache

6 comments 1494 views

Jumpa lagi di tutorial wordpress showbagus , kali ini saya akan membahas cara setting terbaik plugin w3 total cache . w3 total cache adalah salah satu plugin yang sangat ampuh dalam mempercepat loading blog wordpress self hosting . Dengan semakin cepat nya loading blog maka akan meningkatkan SEO on page dan blog juga akan suka di singgahi robot serch engine .

Berbicara mengenai SEO , sebelumnya saya sudah membahas cara setting terbaik WordPress SEO by Yoast , jika Anda belum sempat membacanya silahkan baca dulu sebelum membaca tutorial ini.

Setting terbaik plugin w3 Total Cache

Pertama silahkan instal plugin ini dengan mendownload di sini , atau mengistal langsung dari dasboard admin , caranya: klik plugin–> add new–>ketik w3 total cache kemudian klik install dan tunggu sampai selesai–> kemudian aktifkan plugin .

Setelah aktif ikuti langkah-langkah berikut:

Pada dasboard sebelah kiri klik performance Anda akan di bawa ke halaman Dasboard : Bagian ini tidak ada setingan dan biarkan saja .

General Setting

  • General : Toggle all caching types on or off (at once)  : Jangan di centang.

Page Cache

  • Page cache : Centang Enable (page cache membuat halaman yang dinamis menjadi lebih statis )
  • Page cache method: Disk basic ( sebenarnya ada dua pilihan disk basic dan disk enhanced , di showbagus sendiri saya menggunakan disk basic karena setelah melakukan tes untuk kedua pilihan disk basic lebih optimal . Anda dapat melakukan tes pada blog Anda mana yang lebih optimal, gunakan page speed insight untuk melakukan tes.

Minify

  • Minify : Centang Enable
  • Minify mode: Auto
  • Minify cache method: Disk
  • HTML minifier: Default
  • JS minifier: JsMin (default )
  • CSS minifier: Default

Database Cache

  • Database Cache: Centang Enable
  • Database Cache Method: Disk

Object Cache

  • Object Cache: Centang Enable
  • Object Cache Method: Disk

Browser Cache

  • Browser Cache: Centang Enable

CDN

Pada opsi selanjutnya biarkan default saja, kemudian klik save changes

Sekarang lanjut kebagian Page cache . Pada menu bar sebelah kiri klik page cache :

General

  • : Centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • : Jangan di centang
  • : Centang
  • Administrator : centang , opsi yang lain jangan di centang.

Cache Preload

  • : Centang
  • Update interval: 10800
  • Pages per interval: 10
  • Sitemap URL: Isi dengan URL sitemap blog Anda Contoh http://domain.com/sitemap.xml
  • Preload the post cache upon publish events : Centang

Pada opsi selanjutnya biarkan default saja, kemudian klik save changes.

Selanjutanya pada menu bar sebelah kiri klik Minify :

General

  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • Minify error notification: Disabled

HTML & XML

  • HTML minify settings: Centang semua opsi
  • Ignored comment stems: sudah terisi secara default dan biarkan saja.

JS

  • JS minify settings: Centang enable
  • Before </head> : minify
  • : Centang
  • : Centang

CSS

  • CSS minify settings: : centang , dan
  • @import handling: None

Opsi selanjutnya tidak perlu di rubah , biarkan saja secara default kemudian klik save changes

Selanjutnya di menu bar klik database cache

General

  • : centang

Opsi yang lain biarkan secara default saja .

Selanjutnya di menu bar klik Browser cache

General

  • Set Last-Modified header : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang

CSS & JS

  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • : centang

HTML & XML

  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang

Media & Other Files

  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Centang
  • : Jangan di centang
  • : Centang

Kemudian klik save changes

Pada opsi lainnya di menu bar tidak perlu di setting lagi dan sekarang Anda dapat mencoba kecepatan blog Anda menggunakan page speed insight

Demikian tutorial Setting terbaik plugin w3 Total Cache , semoga dapat membantu.

author
Penulis: 
    1. Hosting terbaik di indonesia untuk Wordpress • showbagus3 tahun ago

      […] CMS ini apabila anda banyak menggunakan plugin , seperti plugin autoblog ,wordpress seo by yoast , w3 total cache , plugin untuk toko online woocommerce dll . ( Baca juga plugin pendukung toko online woocommerce […]

      Balas
    2. author

      Sihab Kazekage3 tahun ago

      wih mantap gan, saya tlh menjalankan tutorial ini dan cara setting seo yoast..
      dan kalau boleh tolong buatkan juga dong tutorial cara menggunakan/mengoptimalkan/setting terbaik All In One WP Security & Firewall..
      thnks

      Balas
      • author
        Penulis

        Sran3 tahun ago

        Sekarang belum sempat karena lagi mengerjakan proyek themes wordress, mudah-mudahan nati bisa saya buatkan tutorialnya.

        Balas
    3. author

      ilmudes2 tahun ago

      terima kasih banyak mas, saya baru aja pasang, dan baru tau default setting aja.hehe

      Balas
    4. author

      rudhy theart2 tahun ago

      mantap, langsung warna hijau hasil test nya di google page insight. Tadinya masih warna kuning, thanks tutorialnya

      Balas
    5. author

      rudhy theart2 tahun ago

      tutorial yang sudah lama saya cari karena hasil test di google page insigth merah terus untuk tampilan HP

      Balas

    Tinggalkan pesan "Setting terbaik plugin w3 Total Cache"